Santuun, 25 Juni 2026 – Pemerintah Desa Santuun secara resmi membuka rangkaian Festival Tahun Baru Islam 1448 Hijriah yang dilaksanakan di lapangan samping Kantor Desa Santuun, Kecamatan Muara Uya, Kabupaten Tabalong. Festival yang berlangsung selama tiga hari, mulai tanggal 25 hingga 27 Juni 2026, dibuka secara resmi oleh Camat Muara Uya dan dihadiri oleh berbagai unsur masyarakat, tokoh agama, tokoh masyarakat, perangkat desa, lembaga kemasyarakatan, serta tamu undangan dari berbagai desa di Kecamatan Muara Uya.
Acara pembukaan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, doa bersama, serta penampilan seni Islami yang dibawakan oleh para pelajar dan kelompok masyarakat Desa Santuun. Suasana berlangsung khidmat sekaligus semarak dengan antusiasme masyarakat yang memadati lokasi kegiatan sejak sore hari.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Santuun menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, relawan, pemuda, TP-PKK, serta seluruh elemen masyarakat yang telah bergotong royong mempersiapkan festival tersebut. Beliau berharap Festival Tahun Baru Islam tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga menjadi sarana mempererat ukhuwah Islamiyah, memperkuat kebersamaan, serta menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap nilai-nilai keislaman.
Sementara itu, Camat Muara Uya dalam sambutannya menyampaikan penghargaan kepada Pemerintah Desa Santuun dan seluruh masyarakat atas terselenggaranya kegiatan yang positif dan bermanfaat ini. Beliau mengajak masyarakat untuk menjadikan momentum Tahun Baru Islam sebagai sarana introspeksi diri, meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, serta mempererat persatuan dan kepedulian sosial di tengah kehidupan bermasyarakat.
Sebagai tanda dimulainya festival, Camat Muara Uya secara resmi membuka kegiatan dengan pemukulan rebana yang disambut tepuk tangan meriah dari seluruh hadirin. Pembukaan tersebut menandai dimulainya berbagai rangkaian kegiatan yang akan berlangsung selama tiga hari.
Festival Tahun Baru Islam 1448 H di Desa Santuun menghadirkan berbagai kegiatan bernuansa Islami dan kebudayaan, seperti lomba-lomba keagamaan, penampilan grup habsyi, festival shalawat, bazar UMKM, pameran produk lokal, serta hiburan religi yang melibatkan masyarakat dari berbagai kalangan. Kegiatan ini diharapkan menjadi wadah untuk mempererat tali silaturahmi, meningkatkan semangat gotong royong, sekaligus mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui partisipasi pelaku usaha lokal.
Dengan terselenggaranya Festival Tahun Baru Islam 1448 H ini, Pemerintah Desa Santuun berharap tradisi peringatan tahun baru Islam dapat terus dilestarikan sebagai agenda tahunan yang memberikan manfaat spiritual, sosial, budaya, dan ekonomi bagi seluruh masyarakat. Semangat kebersamaan yang tercipta selama festival diharapkan mampu memperkokoh persatuan dan menjadi inspirasi dalam membangun Desa Santuun yang religius, harmonis, dan semakin maju.