Santuun, 23 Juli 2026 – Pemerintah Desa Santuun menyampaikan adanya indikasi titik api yang terpantau di salah satu kawasan lahan pertanian di wilayah desa. Berdasarkan informasi awal yang diterima, kemunculan titik api tersebut diduga berkaitan dengan aktivitas pembukaan lahan pertanian yang dilakukan oleh masyarakat.
Menindaklanjuti informasi tersebut, pemerintah desa bersama perangkat desa segera melakukan koordinasi dengan pihak terkait untuk melakukan pemantauan dan pengecekan langsung ke lokasi. Langkah ini dilakukan guna memastikan kondisi di lapangan, mencegah meluasnya api, serta mengantisipasi terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang dapat berdampak terhadap lingkungan maupun kesehatan masyarakat.
Pemerintah Desa Santuun mengimbau seluruh masyarakat, khususnya para petani dan pemilik lahan, agar lebih berhati-hati dalam melakukan kegiatan pembukaan lahan. Masyarakat diminta untuk tidak melakukan pembakaran lahan yang berpotensi menyebabkan api meluas, terutama pada musim kemarau ketika kondisi vegetasi cenderung lebih kering dan mudah terbakar.
Selain melakukan pemantauan, pemerintah desa juga mengingatkan warga agar segera melaporkan kepada aparat desa atau instansi terkait apabila menemukan asap maupun titik api di wilayah sekitar. Pelaporan secara cepat sangat penting agar penanganan dapat dilakukan sedini mungkin sehingga risiko meluasnya kebakaran dapat diminimalkan.
Pemerintah Desa Santuun menegaskan bahwa upaya pencegahan kebakaran merupakan tanggung jawab bersama. Partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga lingkungan, mematuhi ketentuan yang berlaku, serta mengutamakan metode pembukaan lahan yang aman menjadi kunci dalam mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan.
Melalui kerja sama antara masyarakat, pemerintah desa, serta seluruh pihak terkait, diharapkan setiap potensi munculnya titik api dapat ditangani dengan cepat sehingga keamanan lingkungan tetap terjaga, aktivitas pertanian dapat berlangsung secara aman, dan kelestarian sumber daya alam di Desa Santuun tetap terpelihara demi kepentingan generasi yang akan datang.